Serbaseru – Akhir tahun 2025 akan ditutup dengan film komedi keluarga berjudul Modual Nekad.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Desember 2025 dan siap menemani malam pergantian tahun dengan tawa dan kekacauan khas keluarga.
Sebagai sekuel dari film pertamanya, Modual Nekad hadir dengan konflik yang lebih rumit, cerita yang makin melebar, dan situasi yang semakin absurd dari sebelumnya.
Film ini masih berfokus pada tiga bersaudara yang tidak pernah lepas dari masalah, yaitu Saipul, Jamal, dan Marwan. Ketiganya kembali diperankan oleh Gading Marten, Tarra Budiman, dan Fatih Unru.
Chemistry mereka masih jadi kekuatan utama film ini. Candaan terasa natural. Konfliknya terasa dekat.
Ributnya pun seperti konflik keluarga pada umumnya, hanya saja dibungkus dengan cara yang jauh lebih konyol.
Modual Nekad disutradarai oleh Imam Darto, yang juga menulis naskah bersama Sesa Nasution dan Warman Nasution. Gaya komedi Imam Darto yang khas masih sangat terasa. Dialognya ringan.
Situasinya sering tidak masuk akal, tapi justru di situlah letak kelucuannya. Film ini tetap menjaga keseimbangan antara humor dan konflik keluarga, sehingga ceritanya tidak sekadar lucu tanpa arah.
Cerita film ini melanjutkan kisah setelah peristiwa koper berisi uang yang sempat mengubah hidup ketiga bersaudara tersebut.
Saipul kini telah rujuk dengan mantan istrinya, Gina, dan kembali hidup bersama putri mereka, Aisyah.
Kehidupannya terlihat lebih stabil. Jamal juga sudah menjalani kehidupan rumah tangga bersama istrinya, Rosma, meski tetap dengan berbagai dinamika kecil yang tidak pernah benar-benar selesai.
Masalah justru datang dari Marwan. Ia berniat menggunakan sisa uang koper untuk menebus rumah peninggalan almarhum ayah mereka.
Rumah itu punya nilai emosional besar bagi Marwan. Sayangnya, uang yang ada ternyata tidak cukup. Di saat yang sama, Saipul dan Jamal juga membutuhkan uang tersebut untuk keperluan hidup mereka masing-masing.
Keputusan sepihak Marwan memicu konflik baru yang membuat hubungan persaudaraan mereka kembali memanas.
Situasi makin rumit ketika Marwan menemukan sebuah foto lama berisi deretan angka dan alamat misterius yang terlihat seperti petunjuk rahasia.
Dengan rasa penasaran dan harapan menemukan jalan keluar, ketiganya memutuskan untuk mengikuti petunjuk tersebut.
Dari sinilah perjalanan absurd mereka dimulai. Niat awal untuk menyelesaikan masalah justru membawa mereka ke dalam rangkaian kejadian konyol yang tidak pernah mereka duga.
Perjalanan ini penuh kekacauan. Kesalahpahaman terjadi di mana-mana. Konflik kecil berubah jadi besar. Hubungan persaudaraan mereka kembali diuji.
Alih-alih menemukan solusi cepat, masalah justru semakin menumpuk dan situasi berkembang ke arah yang makin tidak masuk akal.
Namun di balik semua itu, film ini tetap menyelipkan pesan tentang keluarga, kebersamaan, dan bagaimana menghadapi perbedaan di antara saudara sendiri.
Dengan deretan pemain pendukung yang kembali hadir, termasuk Gisella Anastasia dan Gempi, Modual Nekad terasa seperti reuni yang hangat sekaligus kacau.
Film ini bukan hanya soal tawa, tapi juga soal keluarga yang tidak sempurna. Modual Nekad siap menjadi pilihan tontonan ringan di akhir tahun, mengajak penonton tertawa sambil melihat betapa rumit dan lucunya urusan keluarga sendiri.***












