Serbaseru – Film Pangku jadi salah satu judul yang ramai dibicarakan karena menandai debut Reza Rahadian sebagai sutradara, dan menariknya film pertama garapannya ini langsung mencuri perhatian banyak orang.
Reza yang biasanya kita lihat berakting di layar, kali ini memimpin dari belakang kamera dan menghadirkan kisah tentang kehidupan Pantura yang keras, penuh warna, dan jarang tersorot.
Ditambah lagi kehadiran Fedi Nuril, Claresta Taufan, dan Christine Hakim membuat film ini terasa kuat dari segi cerita dan karakter.
Cerita Pangku mengikuti perjalanan Tika, seorang perempuan yang sedang hamil dan mencoba mencari pekerjaan di kawasan Pantura.
Ia akhirnya bertemu Maya, pemilik warung yang sudah tua dan dikenal galak tapi sebenarnya punya hati yang lembut.
Dari sinilah hidup Tika berubah, karena Maya menawarkan pekerjaan di warungnya, meski pekerjaan itu tidak mudah diterima oleh Tika.
Di warung tersebut, para pelanggan biasanya meminta para pembuat kopi untuk duduk memangku mereka sebagai bentuk “teman minum”, dan Tika pun harus mencoba pekerjaan itu demi bisa bertahan hidup.
Seiring waktu, Tika mulai terbiasa dengan rutinitas baru itu, meski tetap harus menghadapi banyak tekanan dan pandangan dari lingkungan sekitar.
Ia kemudian membesarkan anaknya di tengah segala keterbatasan, dan Maya tetap menjadi orang yang selalu ada untuk membantu.
Kehidupan Tika perlahan berubah lagi ketika ia bertemu Hadi, seorang sopir yang bekerja di pasar ikan dan sering datang ke warung kopi.
Pertemuan mereka membawa sedikit kehangatan di tengah kehidupan Tika yang selama ini dipenuhi kesulitan.
Pelan-pelan, hubungan antara Tika dan Hadi membuat cerita semakin menyentuh karena kamu bisa melihat bagaimana seseorang mencoba bangkit meski hidup tidak selalu mudah.
Reza Rahadian berhasil membungkus semua ini dengan nada yang tenang, tidak berlebihan, tapi tetap punya pukulan emosional yang kuat.
Filmnya terasa dekat dengan kenyataan, menghadirkan kehidupan Pantura apa adanya tanpa perlu dramatisasi berlebihan.
Pangku memberi banyak pesan, terutama tentang perjuangan seorang ibu, kekuatan untuk terus bertahan, dan bagaimana kadang harapan muncul dari tempat yang tidak terduga.
Ceritanya mungkin sederhana, tapi justru kesederhanaan itulah yang membuat film ini terasa jujur dan menyentuh.
Jika kamu suka film dengan cerita yang hangat sekaligus emosional, Pangku sudah bisa kamu tonton di seluruh bioskop di Indonesia.***












