Serbaseru – Produksi film Laut Bercerita akhirnya resmi diumumkan dalam ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada Senin, 1 Desember.
Film yang diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori ini disutradarai Yosep Anggi Noen dan diproduksi oleh Pal8 Pictures.
Rencananya, film ini tayang di bioskop pada 2026. Proyek ini langsung menarik perhatian karena Reza Rahadian kembali dipercaya memerankan Biru Laut, tokoh utama yang sudah ia mainkan di film pendek Laut Bercerita pada 2017.
Kali ini, ia dipasangkan dengan Eva Celia yang memerankan Ratih Anjani, kekasih Laut.
Dalam versi film panjang ini, karakter Anjani yang sebelumnya diperankan Dian Sastrowardoyo kini dibawakan Eva Celia.
Selain itu, Yunita Siregar juga ikut bergabung untuk memerankan Asmara Jati, adik Laut.
Film ini membawa cerita berat tentang penghilangan paksa pada era Orde Baru, tapi tetap fokus pada hubungan keluarga, cinta, dan perjuangan mencari keadilan.
Daftar Pemeran Laut Bercerita
Reza Rahadian memerankan Biru Laut, mahasiswa Sastra Inggris UGM yang memimpin kelompok aktivis rahasia bernama Winatra.
Laut digambarkan sebagai sosok idealis yang mencintai puisi dan percaya pada perjuangan. Karena aktivitasnya, ia diculik dan disiksa oleh aparat, sebelum akhirnya menghilang tanpa kabar.
Eva Celia berperan sebagai Ratih Anjani, kekasih Laut yang menjadi penyambung harapan untuk menemukan kebenaran.
Ia membaca surat-surat peninggalan Laut dan terus memperjuangkan nasib orang yang dicintainya. Hubungan Laut dan Anjani menjadi salah satu sisi emosional kuat dalam film ini.
Yunita Siregar memerankan Asmara Jati, adik Laut. Asmara bergabung dengan Komisi Orang Hilang dan rutin mengikuti Aksi Kamisan.
Karakternya menggambarkan bagaimana anggota keluarga korban berjuang untuk menuntut pengakuan dan keadilan.
Dian Sastrowardoyo hadir sebagai Kasih Kinanti, ketua kelompok Winatra. Sosoknya kuat dan dihormati oleh teman-teman aktivis. Kehadirannya memberi warna pada dinamika perjuangan aktivis kampus di era 1990-an.
Arswendy Bening Swara memerankan ayah Laut, sementara Christine Hakim tampil sebagai ibu Laut.
Kedua karakter ini membawa emosi mendalam tentang orang tua yang tidak berhenti berharap meski waktu berjalan. Mereka menggantikan pemeran versi film pendek sebelumnya.
Selain tokoh utama, film ini juga disebut akan menampilkan karakter tambahan seperti Alex, Sunu, Naratama, hingga sosok intel, meski pemerannya belum diumumkan.
Sinopsis Laut Bercerita
Cerita dimulai di Yogyakarta tahun 1996. Laut memimpin kelompok diskusi Winatra yang aktif menyuarakan kritik terhadap rezim Orde Baru. Ia idealis. Ia cinta puisi. Ia juga jatuh cinta pada Anjani, yang selalu mendukung perjuangannya.
Namun aktivitas Winatra membuat Laut dan rekan-rekannya menjadi target operasi intelijen. Mereka mengalami penangkapan, interogasi, dan penyiksaan. Sampai akhirnya, Laut menghilang tanpa jejak.
Narasi kemudian berpindah ke sudut pandang Asmara Jati. Melalui Asmara, penonton melihat bagaimana keluarga Laut hidup dalam ketidakpastian.
Ayah dan ibu Laut terus menunggu kabar. Anjani dan Asmara ikut dalam aksi solidaritas, berharap ada satu saja pintu yang membawa mereka pada kebenaran.
Cerita ini membawa penonton ke dalam emosi kehilangan, duka panjang, dan perjuangan yang tidak pernah berhenti.
Laut Bercerita bukan hanya film tentang masa kelam sebuah era, tapi juga tentang cinta, keluarga, dan keberanian untuk terus menuntut keadilan.
Dengan jajaran pemain kuat dan cerita yang sudah dicintai banyak pembaca, film ini layak ditunggu saat tayang di bioskop pada 2026.***












